Skip links

Apa Itu Industri CDMO? Kenali Peran dan Layanannya

5 min read
What Is a CDMO Industry - PYFA
POIN UTAMA:
  • Industri CDMO menggabungkan layanan pengembangan dan manufaktur produk dalam satu kerja sama.
  • Industri CDMO dapat membantu perusahaan sejak tahap pengembangan produk hingga produksi dan proses pendukung lainnya.
  • Industri CDMO berbeda dari CMO yang berfokus pada manufaktur dan CRO yang berfokus pada riset serta layanan uji klinis.

 

Apa Itu Industri CDMO – Industri farmasi tidak hanya bergantung pada perusahaan yang menemukan dan memasarkan produk kesehatan. Di balik sebuah produk, terdapat berbagai proses pengembangan, produksi, pengujian, hingga pengelolaan rantai pasok yang membutuhkan fasilitas dan keahlian khusus. Salah satu pihak yang berperan dalam proses tersebut adalah CDMO (Contract Development and Manufacturing Organization). Lantas, apa itu industri CDMO dan mengapa keberadaannya semakin penting bagi perusahaan farmasi dan kesehatan?

Apa Itu Industri CDMO?

CDMO adalah singkatan dari Contract Development and Manufacturing Organization, yaitu perusahaan yang menyediakan layanan pengembangan sekaligus manufaktur berdasarkan kebutuhan perusahaan atau pemilik produk.

Sederhananya, perusahaan yang memiliki ide atau kebutuhan untuk mengembangkan produk kesehatan tidak selalu harus membangun fasilitas produksi sendiri. Mereka dapat bekerja sama dengan CDMO yang memiliki fasilitas, tenaga ahli, pengalaman, dan kemampuan manufaktur untuk membantu mewujudkan produk tersebut.

CDMO menggabungkan kemampuan pengembangan produk dengan manufaktur sehingga perusahaan dapat memperoleh dukungan yang lebih terintegrasi dalam satu kerja sama. Model ini juga dapat mengurangi perpindahan pekerjaan dari satu vendor ke vendor lain.

Mengapa Industri CDMO Dibutuhkan?

Pengembangan produk kesehatan membutuhkan berbagai sumber daya, mulai dari formulasi, fasilitas produksi, pengendalian mutu, hingga pemenuhan persyaratan regulasi. Jika seluruh proses harus dibangun sendiri, perusahaan perlu menyediakan investasi besar untuk fasilitas, peralatan, sumber daya manusia, dan keahlian teknis.

Kehadiran CDMO memungkinkan perusahaan memanfaatkan kemampuan yang sudah dimiliki mitra tanpa harus membangun seluruh infrastruktur dari awal. Selain membantu efisiensi, model ini dapat membuat perusahaan lebih fokus pada strategi bisnis, pemasaran, pengembangan merek, atau aktivitas lain yang menjadi keunggulan utamanya.

Bagi perusahaan yang ingin mengembangkan produk baru, CDMO juga dapat menjadi mitra strategis karena proses pengembangan dan produksi dapat dikoordinasikan dengan lebih terintegrasi.

Layanan yang Ditawarkan Industri CDMO

Ruang lingkup CDMO dapat berbeda-beda bergantung pada kemampuan masing-masing perusahaan. Secara umum, layanan dapat mencakup pengembangan produk, formulasi, manufaktur, dukungan regulasi, pengemasan, pengendalian mutu, hingga pengelolaan rantai pasok.

Di Indonesia, PT Pyridam Farma Tbk melalui layanan CDMO menyediakan beberapa bentuk kerja sama. Salah satunya adalah layanan manufaktur, yaitu produksi berdasarkan spesifikasi produk yang dibutuhkan pelanggan.

PYFA Group juga menyediakan layanan merek sekunder untuk pelanggan yang ingin memasuki pasar dengan merek sendiri. Merek tersebut akan terdaftar atas nama PYFA Group, namun akan diproduksi khusus untuk pelanggan.

Terakhir, PYFA Group juga menawarkan layanan Integrated Services yang mencakup dukungan dari proses pendaftaran, pengembangan produk, manufaktur, hingga pergudangan.

Bagaimana Cara Kerja CDMO?

Kerja sama dengan CDMO umumnya dimulai dari kebutuhan atau permintaan pelanggan. Pada layanan CDMO PYFA Group, proses diawali dengan customer order melalui pengisian formulir yang berkaitan dengan kebutuhan manufaktur.

Selanjutnya dilakukan diskusi mengenai kebutuhan produk, termasuk pengambilan sampel, formulasi, desain produk, dan aspek lainnya. Setelah persyaratan disepakati, kedua pihak masuk ke tahap perjanjian.

Untuk produk yang membutuhkan proses registrasi, tahapan berikutnya mencakup pendaftaran hingga memperoleh Nomor Izin Edar (NIE). Setelah proses registrasi selesai dan persyaratan terpenuhi, pelanggan mengirimkan purchase order sebelum produksi dimulai.

Alur tersebut menunjukkan bahwa industri CDMO bukan sekadar fasilitas produksi. Dalam model kerja sama tertentu, industri CDMO dapat terlibat sejak tahap awal pengembangan hingga produk siap diproduksi dan masuk ke pasar.

Perbedaan CDMO, CMO, dan CRO

Istilah CDMO, CMO, dan CRO sering muncul dalam industri farmasi, tetapi ketiganya memiliki fokus yang berbeda.

CMO (Contract Manufacturing Organization) terutama berfokus pada kegiatan manufaktur. Layanannya dapat mencakup produksi obat, pengembangan formulasi, pengembangan metode analisis, pengujian stabilitas, hingga produksi batch untuk kebutuhan registrasi. CMO cocok bagi perusahaan yang sudah memiliki proses pengembangan produk dan membutuhkan kapasitas atau kemampuan manufaktur.

Sementara itu, CRO (Contract Research Organization) lebih berfokus pada penelitian dan layanan uji klinis. Layanannya dapat mencakup perencanaan uji klinis, pemilihan lokasi penelitian, dukungan rekrutmen, monitoring, pengelolaan data, biostatistik, medical writing, dan project management.

Adapun CDMO menggabungkan pengembangan dan manufaktur. Karena itu, CDMO dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang membutuhkan dukungan terintegrasi mulai dari pengembangan produk hingga proses manufaktur. Beberapa CDMO juga dapat memiliki kemampuan layanan klinis tambahan.

Dengan demikian, perbedaan sederhananya adalah CRO berfokus pada riset, CMO pada manufaktur, sedangkan CDMO mengintegrasikan pengembangan dan manufaktur.

Keuntungan Bekerja Sama dengan CDMO

Salah satu keuntungan utama industri CDMO adalah perusahaan dapat memperoleh akses terhadap fasilitas dan keahlian yang telah tersedia tanpa harus membangun semuanya secara mandiri. Kerja sama ini juga dapat mengurangi jumlah perpindahan pekerjaan antarpihak.

Model terintegrasi dapat membantu menjaga kesinambungan antara tahap pengembangan dan produksi. Berkurangnya handoff antarvendor dapat membantu menyederhanakan operasional dan meningkatkan kesinambungan selama siklus pengembangan produk.

Selain itu, CDMO dapat memberikan fleksibilitas bagi perusahaan yang ingin mengembangkan produk tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan investasi manufaktur sejak awal.

Industri CDMO untuk Pertumbuhan Bisnis

Industri CDMO tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan. Dengan dukungan mitra yang tepat, perusahaan dapat mengembangkan produk menggunakan fasilitas dan kompetensi yang sudah tersedia sekaligus mempertahankan fokus pada merek dan pasar yang dituju.

Pada layanan CDMO PYFA Group, pendekatan tersebut terlihat melalui kombinasi layanan manufaktur, merek sekunder, dan integrated services yang dirancang untuk membantu pelanggan dari berbagai kebutuhan.

Kesimpulan

Industri CDMO adalah bagian penting dari ekosistem farmasi dan kesehatan yang menyediakan layanan pengembangan serta manufaktur secara terintegrasi. Keberadaan CDMO dapat membantu perusahaan mengakses fasilitas, keahlian, dan proses produksi tanpa harus membangun seluruh kemampuan tersebut secara mandiri. Dibandingkan CMO yang berfokus pada manufaktur dan CRO yang berfokus pada riset, CDMO menawarkan pendekatan yang menggabungkan pengembangan dan manufaktur dalam satu kerja sama.

Hubungi kami untuk informasi mengenai CDMO lebih lanjut: https://pyfa.co.id/id/cdmoid/.

Referensi:

  • https://pyfa.co.id/id/cdmoid.
  • https://www.patheon.com/us/en/insights-resources/blog/cdmo-vs-cmo-vs-cro.html.

Berita Terbaru

Berita Terkait