Skip links

Tren Lari Melonjak Pesat, Pyridam Farma (PYFA) Dorong Pelari Indonesia Lindungi Sendi dan Tulang Sejak Dini

4 min read
POIN UTAMA:

JAKARTA, 14 Oktober 2026 – PT Pyridam Farma Tbk (IDX: PYFA) melalui lini brand PYFAHEALTH menghadirkan rangkaian produk suplemen muskuloskeletal bagi masyarakat yang aktif berolahraga, khususnya pada olahraga berdampak tinggi (high impact) seperti lari. Rangkaian tersebut terdiri atas tiga produk dengan fungsi yang saling melengkapi seperti Caltron untuk membantu memelihara kesehatan tulang, Osteor Plus untuk membantu memelihara kesehatan persendian, serta Syalox 300 P yang juga digunakan untuk membantu memelihara kesehatan sendi. Ketiganya ditujukan sebagai langkah pencegahan agar pelari rekreasional dapat meningkatkan intensitas latihan tanpa mengorbankan kesehatan sendi dan tulang dalam jangka panjang.

Minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga lari meningkat tajam dalam tiga tahun terakhir. Mengutip dari laman resmi Bank Tabungan Negara (BTN), BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) mencatat lonjakan peserta dari sekitar 15.000 pelari pada 2024, menjadi 31.000 pelari pada 2025, dan lebih dari 45.000 pelari pada edisi 13 sampai 14 Juni 2026, termasuk 1.012 pelari internasional dari 52 negara. Selain itu berdasarkan laman resmi harian nasional Indonesia kenaikan serupa terjadi pada myBCA Jakarta Running Festival (JRF), yang pesertanya naik dari 27.300 pelari pada 2025 menjadi lebih dari 37.000 pelari pada 2026. Pada BTN Jakim 2026, kategori half marathon (21K) justru menjadi yang paling diminati, menandakan bahwa pelari Indonesia kini tidak lagi berhenti di jarak pendek, melainkan beralih ke jarak jauh yang menuntut ketahanan struktural tubuh jauh lebih besar. Pergeseran inilah yang membuat edukasi mengenai kesiapan sendi dan tulang menjadi semakin mendesak

Di balik tren olahraga yang meningkat pesat ini, terdapat satu hal fundamental yang kerap luput dari perhatian para pelari amatir, yakni batas toleransi sistem muskuloskeletal. Banyak penggiat olahraga yang hanya berfokus pada peningkatan kecepatan, penambahan jarak tempuh, atau intensitas latihan, tetapi lupa bahwa tulang, sendi, ligamen, dan otot memiliki batas kemampuan absolut dalam menerima tekanan mekanis yang berulang-ulang. Terlebih bagi mereka yang baru beralih dari gaya hidup pasif menuju latihan berintensitas tinggi, peningkatan beban latihan yang terlalu cepat dapat memicu kerusakan jaringan secara progresif dan hilangnya pelumas alami pada lutut.

Medical Expert PYFA dr. Carlinda Nekawaty menyebut bahwa kurangnya asupan nutrisi pada tulang dan sendi seringkali menjadi faktor utama tingginya angka cedera pada pelari rekreasional. Oleh sebab itu, perlindungan struktural tubuh dari dalam menjadi sebuah langkah pencegahan yang esensial sebelum meningkatkan intensitas latihan agar fungsi gerak tetap prima.

“Banyak orang yang mulai menggandrungi olahraga endurance seperti lari maraton, namun seringkali mereka tidak membekali diri dengan asupan nutrisi yang memadai. Jika nyeri sendi terutama sendi lutut mulai terjadi dan dipaksakan terus-menerus tanpa penanganan, hal ini akan meningkatkan risiko komplikasi cedera yang mengancam mobilitas. Sangat penting bagi pelari untuk memahami apa yang dibutuhkan tubuh guna mengatasi potensi kerusakan sendi tersebut, mulai dari vitamin, mineral, hingga nutrisi pelumas sendi secara holistik,” ujar dr. Carlinda, Medical Expert PYFA.

Secara spesifik, ketiga produk Pyfahealth bekerja pada lapisan perlindungan yang berbeda. Osteor Plus mengandung D-glucosamine sulfate potassium (shrimp&crab shell) 500 mg dan chondroitin SO4 Sod (shark)  400 mg yang merupakan salah satu komponen pembentuk tulang rawan, dilengkapi MSM (sebagai Methyl Sulfonil Methane) 350 mg, vitamin C 50 mg, serta mineral magnesium, zinc, mangan, dan selenium yang mendukung untuk membantu memelihara kesehatan persendian. Syalox 300 P hadir dalam bentuk tablet triple layer yang memadukan Natrium hialuronat 300 mg, yang merupakan komponen dari cairan sinovial yang berperan sebagai bantalan dan/atau pelumas sendi, dengan ekstrak Boswellia serrata gum resin 100 mg. Syalox 300 P tercatat sebagai kombinasi natrium hialuronat dan Boswellia serrata oral pertama di Indonesia untuk membantu memelihara kesehatan sendi. Sementara itu, Caltron dengan komposisi vitamin dan mineral berperan dalam membantu memelihara kesehatan tulang yang penting bagi pelari karena beban benturan berulang pada setiap langkah.

Menjaga performa jangka panjang jauh lebih krusial daripada sekadar memaksakan diri melintasi garis akhir dengan struktur tubuh yang rentan. Tubuh sangat membutuhkan strategi pemulihan dan nutrisi sebagai bentuk pencegahan sejak fase persiapan awal. Pemenuhan asupan nutrisi penunjang dari dalam menjadi salah satu langkah wajib untuk memastikan kesehatan tulang dan sendi tetap optimal saat berlari.

PYFA berkomitmen untuk terus mengedukasi komunitas pelari dan penggiat kebugaran di Indonesia mengenai pentingnya pemahaman sport medicine yang tepat. Perusahaan bahkan telah memperluas jangkauan kampanye kesehatan sendi holistik melalui program pemeriksaan kepadatan tulang BoneVestment agar tren olahraga yang positif ini dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.

Tentang PYFA

PT Pyridam Farma Tbk, yang dikenal dengan brand PYFA, adalah perusahaan publik di sektor farmasi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Kode Saham: PYFA). PYFA memiliki unit bisnis yang terdiri dari obat resep dalam berbagai bentuk seperti tablet, kapsul, krim, dan injeksi. PYFA memiliki anak perusahaan ternama, antara lain PT Holi Pharma, PT Ethica Industri Farmasi, dan Probiotec Multipack.

Relasi Hubungan Media:

Leilanie Nadia Kusuma
Head of Corporate Communications
Website : www.pyfa.co.id
Email : corcomm@pyfa.co.id

Berita Terbaru

Berita Terkait