Skip links

Glufor XR

Glufor XR

Indications

•Reducing the risk or delaying the development of type 2 diabetes mellitus in overweight adult patients with IGT* (prediabetes) and/or IFG*, and/or HbA1C who:
– Are at high risk for type 2 diabetes mellitus and
– Are progressing to type 2 diabetes mellitus despite implementing intensive lifestyle changes for 3-6 months
– Therapy with Glufor XR should be based on a risk score that combines appropriate measures of glycemic control and evidence of high cardiovascular risk
– Lifestyle modifications should be continued when Metformin therapy is initiated, unless the patient is unable to do so for medical reasons
*IGT: Impaired Glucose Tolerance; IFG: Impaired Fasting Glucose
•Treatment of type 2 diabetes mellitus in adults, particularly in overweight patients, when diet and exercise alone do not provide adequate glycemic control. Glufor XR can be used as monotherapy or in combination with other antidiabetic agents, or with insulin.

Compositions

Metformin hydrochloride 500 mg

Packaging

Dus, 10 Strip @ 10 Kaplet pelepasan lambat

Dosage

Orang dewasa dengan fungsi ginjal normal (GFR ≥ 90 mL/menit):
Pengurangan risiko atau penundaan terjadinya diabetes mellitus tipe 2
•Metformin hanya dapat dipertimbangkan jika modifikasi gaya hidup selama 3-6 bulan tidak memberikan hasil kontrol glikemik yang adekuat
•Terapi harus dimulai dengan satu tablet Glufor XR sekali sehari bersamaan dengan makan malam.
•Setelah 10-15 hari, dianjurkan penyesuaian dosis berdasarkan pengukuran glukosa darah (kadar TTGO dan/atau GPP dan/atau HbA1C harus berada dalam batas normal). Peningkatan dosis secara bertahap dapat memperbaiki tolerabilitas gastro-intestinal. Dosis maksimum yang direkomendasikan adalah 4 tablet (2000 mg) sekali sehari bersamaan dengan makan malam.
•Dianjurkan untuk memantau status glikemik (kadar TTGO dan/atau GPP dan/atau HbA1C) secara rutin (setiap 3-6 bulan) serta faktor risiko untuk mengevaluasi apakah terapi perlu dilanjutkan, dimodifikasi atau dihentikan.
•Keputusan untuk mengevaluasi kembali terapi juga diperlukan jika pasien kemudian menerapkan perbaikan pada pola makan dan/atau olahraga, atau jika ada perubahan kondisi medis yang memungkinkan peningkatan intervensi gaya hidup.
Monoterapi Glufor XR 500 mg
•Dosis awal yang biasa diberikan adalah Glufor XR 500 mg sekali sehari
•Setelah 10 hingga 15 hari, dosis perlu disesuaikan berdasarkan pengukuran glukosa darah. Peningkatan dosis dapat meningkatkan tolerabilitas gastrointestinal. Dosis maksimum yang dianjurkan yaitu 2000 mg Glufor XR sekali sehari bersamaan dengan makan malam.
•Jika kontrol glikemik tidak tercapai dengan dosis 2000 mg sekali sehari, Glufor XR 1000mg dua kali sehari dapat dipertimbangkan, dengan dosis diberikan bersamaan dengan makanan. Jika kontrol glikemik masih tidak tercapai, pasien dapat beralih ke Metformin tablet lepas-cepat sampai dengan dosis maksimum 3000 mg perhari.
•Pada pasien yang telah diterapi dengan Metformin tablet, dosis awal Glufor XR harus ekuivalen dengan dosis harian Metformin tablet lepas-cepat. Pada pasien yang diterapi dengan Metformin pada dosis diatas 2000 mg perhari, peralihan ke Glufor XR tidak dianjurkan.
• Jika peralihan dari agen antidiabetik oral lainnya direncankan, hentikan penggunaan agen lain dan mulailah pemberian Glufor XR dengan dosis yang disebutkan di atas.
Kombinasi dengan insulin
Metformin hidroklorida dan insulin dapat digunakan dalam terapi kombinasi untuk mencapai kontrol glukosa darah yang lebih baik. Dosis awal Glufor XR biasanya adalah 500 mg sekali sehari bersamaan dengan makan malam, sementara dosis Insulin disesuaikan berdasarkan pengukuran glukosa darah.
Lanjut Usia
Karena potensi penurunan fungsi ginjal pada subjek lansia, dosis Metformin harus disesuaikan berdasarkan fungsi ginjal. Penilaian fungsi ginjal secara berkala dibutuhkan. Manfaat dalam mengurangi atau menunda risiko terjadinya diabetes mellitus tipe 2 belum terbukti pada pasien berusia 75 tahun keatas, dan oleh karena itu pemberian Metformin tidak direkomendasikan pada pasien-pasien ini.
Pasien dengan Gangguan Ginjal
Metformin dapat digunakan pada pasien dengan gangguan ginjal sedang (klirens kreatinin atau laju filtrasi glomerulus (GFR) antara 30 dan 59 mL/menit) hanya jika tidak ada kondisi lain yang dapat meningkatkan risiko asidosis laktat dan dengan penyesuaian dosis sebagai berikut:
•Pasien dengan klirens kreatinin atau GFR antara 45 dan 59 mL/menit: dosis awal adalah 500 mg atau 750 mg Metformin hidroklorida, sekali sehari. Dosis maksimum adalah 1000 mg sehari. Fungsi ginjal harus dipantau secara ketat (setiap 3-6 bulan).
•Pasien dengan klirens kreatinin atau GFR antara 30 dan 44 mL/menit: tidak dianjurkan untuk memulai Metformin hidroklorida, namun Metformin dapat dipertahankan pada pasien yang sudah menjalani terapi, dengan syarat dosis maksimum harian tidak melebihi 1000 mg. Fungsi ginjal harus dipantau secara ketat setiap 3 bulan.
Jika klirens kreatinin atau GFR turun dibawah 30 mL/menit, Metformin harus segera dihentikan.
Anak-anak
Karena kurangnya data yang tersedia, Glufor XR tidak boleh digunakan pada anak-anak.

Dot

Merah